Sub4Sub Bisa Jadi YouTuber Sukses Loch, Tapi Bo'ong!


Banyak kreator YouTube yang masih menggunakan metode Sub4Sub untuk mendapatkan subscriber dan viewer. Mereka beranggapan bahwa dengan begitu channel yang di kelolanya akan sukses di monetize lalu mendapatkan uang. Apakah bisa?! Setidaknya sekedar memenuhi persyaratan monetize yaitu 1000 Subcriber dan 4000 jam tayang!? Mari kita lanjutkan pembahasan!

Pengertian Sub4Sub

Sub4Sub merupakan kesepakatan/ajakan untuk saling subscribe antar pemilik channel, bisa juga untuk saling menonton video secara bergantian. Hal itu dilakukan untuk meraih dengan cepat jumlah subscriber dan viewer.

Jadi intinya, walaupun konten video cuma "gambar semut" alias seperti Tv rusak tetap aja viewernya banyak dan subscribe semakin bertambah. Hebatkan?!

Ada tiga macam Sub4Sub:

  1. Menggunakan aplikasi pihak ke tiga pro, yaitu layanan aplikasi berbayar dengan membeli sejumlah point untuk digunakan menambah subscriber atau viewer.
  2. Menggunakan aplikasi pihak ke tiga free alias gretongan, yaitu layanan aplikasi pihak ke tiga merekomendasikan menonton video atau subscribe untuk mendapatkan point. Nach, dari point yang didapat bisa digunakan untuk menambah viewer atau subsciber.
  3. Mengajak/kesepakatan untuk saling subscribe atau menonton video secara bergantian di social media seperti di group-group facebook pada umumnya.

Dengan melihat ketiga metode di atas yang dengan begitu mudahnya mendapatkan subscriber dan viewer, maka muncul berbagai macam pertanyaan:

Kenapa para YouTuber-YouTuber sukses papan atas seperti Baim Wong, Atta, Ricis, Sule, Raffi, Deddy C dan lain-lain tidak menggunakan metode di atas???

Kenapa mereka rela membeli kamera dan peralatan lainnya dengan harga mahal demi menghasilkan kwalitas gambar dan suara yang bagus??? Bukankah walaupun kwalitas konten video seperti 'kaleng rombeng' pun tetap banyak viewernya?!

Kenapa mereka malah memilih bersusah payah peras otak demi mengeluarkan ide untuk menghasilkan konten yang menarik???

Apakah mereka tidak tahu dengan ketiga metode tersebut???

Sampai di sini, dengan pertanyaan-pertanyaan di atas mungkin dapat membuka logika anda.

Ketahuilah bahwa mereka sadar betul kalau pihak YouTube bukanlah sekumpulan orang bodoh yang dengan mudahnya di tipu dengan ketiga metode seperti itu. Dan mereka sadar betul akan akibat yang ditanggung berupa penghapusan video hingga penalti. Seperti yang tertulis dalam aturan resmi kebijakan pihak YouTube:

Penting: Jika Anda mempekerjakan seseorang untuk mempromosikan channel, keputusan yang mereka buat dapat memengaruhi channel Anda. Metode apa pun yang melanggar kebijakan kami dapat mengakibatkan video atau channel dihapus, baik itu tindakan yang diambil oleh Anda atau seseorang yang Anda pekerjakan.

Kami menganggap suatu interaksi bersifat sah ketika tujuan utama dari pengguna manusia adalah untuk berinteraksi dengan konten tanpa adanya paksaan atau penipuan, atau ketika satu-satunya tujuan dari interaksi adalah memperoleh keuntungan finansial. 

Untuk selengkapnya bisa anda lihat klik di sini

Setelah mengetahui akan hal ini, jadi bagaimana selanjutnya? Masih Sub4Sub atau insab4Sub?!
Ferry Alamsyah Setelah selesai membaca, maka menulislah! Karena aku membutuhkan teman untuk merubah dunia melalui tulisan.

2 Komentar untuk "Sub4Sub Bisa Jadi YouTuber Sukses Loch, Tapi Bo'ong!"

  1. saya tambahin lagi alasan kenapa sub4sub tdk akan membuat sukses. yaitu karena retensi watch time jadi hancur.

    lebih baik alami saja. orang datang dan nonton video kita karena mereka memang perlu dengan apa yg kita sajikan, bukan karena sub4sub. trims untuk artikelnya

    BalasHapus
    Balasan
    1. Terima kasih atas partisipasinya dan atas kunjungannya ke Blog saya yang sederhana ini.

      Hapus

Iklan Atas Artikel

Iklan1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel