Cara Mudah Memulai Bisnis Investasi Domain TLD

Investasi Domain
Image: Pixabay.com/EstudioWebDoce

Sebenarnya saya nggan membuat tulisan ini karena sama saja saya menciptakan pesaing bisnis berupa investasi domain TLD. Secara, saya pun mulai 'melirik' bisnis ini yang mana jika tepat mengenai sasaran bisa kaya mendadak. Tapi ngga apa-apa, rezeki itu ngga pernah tertukar dan saya malah senang jika anda yang membaca tulisan ini bisa sukses mendapat rezeki berupa keuntungan uang saat nanti menjalankan bisnis investasi ini. Ya kali-kali aja ikut 'kecipratan' rezeki hehehe..

Begini guys.., sudah saya singung sebelumnya di tulisan saya yang lalu bahwa nama domain itu tidak ada yang sama di seluruh penjuru dunia, satu nama domain, satu pemilik. Nach, di sinilah letak celah untuk mendapatkan keuntungan yang disebut sebagai investasi bisnis domain TLD.

Sederhananya, seumpama saya seorang penulis yang ingin memiliki sebuah domain untuk blog saya ini agar lebih terkesan profesional, agar blog mudah diingat orang, dan ingin lebih familiar. Sudah barang tentu saya akan mencari domain ferry.com untuk mengganti domain saya ferry.web.id

Ketika saya akan membeli ke provider penyedia domain, setelah saya cek ternyata sudah tak tersedia alias sudah dibeli orang lain.
Investasi Domain
Doc. Pribadi

Pastinya saya akan menge-cek sebenarnya siapa yang sudah membeli nama domain ferry.com, dan ternyata andalah yang memiliki domain tersebut yang memang sengaja anda beli dari provider untuk dijual kembali kepada orang-orang yang bernama ferry seperti saya.

Secara, nama ferry di dunia ini yang mencari nama domain tersebut jumlahnya banyak sekali, baik lokal maupun interlokal. Sedang, yang memiliki nama domain tersebut (ferry.com) hanya anda seorang di dunia ini. Nach, apa yang ada di pikiran anda dan berapa nominal harga yang anda bandrol ketika saya menghubungi anda?

Investasi Domain
Image: Pixabay.com/stokpic

Sudah bisa saya tebak, tidak mungkin anda menjual nama domain tersebut kepada saya dengan harga murah. Mungkin saja harganya bisa terus naik, seiring semakin banyak ferry-ferry lainnya yang menghubungi anda. Bisa anda bayangkan berapa keuntungan yang akan anda dapatkan. Dari hanya membeli dengan harga standar 125rb, bisa anda jual kembali dengan berlipat-lipat. Sandainya saya pebisnis yang memiliki banyak uang, 1 Milyar pun akan saya beli demi mendapatkan sebuah nama domain tersebut.

Syarat memulai bisnis

Di zaman yang serba tak penentu dan sulit seperti sekarang ini, asalkan halal, segala peluang bisnis apapun harus kita coba. Termasuk mencoba memulai sebuah bisnis yang mungkin asing bagi anda. Terlebih lagi, bisnis ini tidak bermodalkan besar dan mutlak berada sepenuhnya di tangan anda.

Untuk memulai bisnis ini, lagi-lagi sudah saya singgung pada tulisan yang lalu. Namun, kali ini saya lebih mendalam memberikan kiat dan syarat apa saja persiapan untuk memulai bisnis investasi domain TLD, di antaranya:

Fokus dan cermat

Ibarat seorang sniper, anda dituntut fokus dan cermat dalam membidik target sasaran. Semakin anda terampil menembak, maka yang anda butuhkan cukup hanya satu peluru dalam berburu.

Tak ubahnya dengan bisnis investasi domain seperti ini. Anda dituntut fokus dan cermat dalam membidik sasaran. Meskipun hanya bermodalkan satu domain, jika tepat sasaran yang anda tuju maka hal itu cukup membuat anda kaya raya.

Cobalah memilih dan mencari nama domain unik dari kalangan artis, tokoh politik, orang-orang kaya pebisnis, pengacara, selebgram, YouTuber, pokoknya siapa aja yang penting 'berduit'. Jangan menargetkan kepada seorang blogger, karena mereka sudah sangat lihay dalam mendapatkan sebuah nama domain.

Bisa membuat situs atau Blog

Setidaknya, untuk memulai bisnis ini anda harus bisa atau mengerti mengelola dan pengoperasikan sebuah situs/blog. Jika tidak, bagaimana mungkin bisa memulai usaha yang berkaitan erat dengan dunia Blogger jika membuat halaman tulisan di Blog saja tak bisa.

Ibarat anda ingin memulai usaha dengan menjadi nelayan pencari mutiara. Bagaimana mungkin jika berenang saja anda tak bisa. Bagi yang belum pernah membuat Blog, mungkin tulisan saya ini dapat sedikit membantu: "Cara Membuat Blog". Bagi yang sudah, maka lanjutkan dengan membuat sebuah Blog khusus hanya berupa satu halaman berisikan keterangan tentang nama domain yang bersangkutan bisa dibeli, cantumkan harga jual, dan no hape atau email anda yang bisa dihubungi calon pembeli.

Pastinya costum alamat situs atau blog yang berisi keterangan tersebut dengan nama Domain yang akan anda jual. Tak perlu anda promosikan, cukup pastikan bahwa situs tersebut bisa diakses oleh umum/publik. Karena seperti saya misalnya jika mendapati nama domain sudah tidak tersedia, maka akan saya coba untuk mengaksesnya nama domain tersebut. Begitu pun sama halnya dengan mereka.

Utamakan beli domain TLD .COM dan .ID

Bagi semua kalangan sudah barang tentu lebih memilih domain yang sudah familiar yaitu domain .COM atau .ID, belilah kedua TLD tersebut dengan nama domain yang sama. Seperti misalnya, yang menjadi target anda adalah saya, maka domain yang harus anda beli adalah ferry.com dan ferry.id

Hal itu dilakukan agar calon pembeli tak bisa lolos dari 'bidikan' anda. Seandainya anda menawarkan hanya domain .COM jika dirasa kemahalan maka calon pembeli lebih baik memilih domain lain yaitu .ID

Nach, jika kedua domain tersebut sudah berada di tangan anda, tak ada pilihan lain selain membelinya, tentunya soal harga sepenuhnya berada di tangan anda. Dengan demikian 'rezeki nomplok' sudah ada di depan mata.

Menentukan target

Untuk target bebas siapa saja. Bisa personal seperti artis, tokoh politik, komunitas, dan bisa juga memanfaatkan moment-moment tertentu seperti pilkada atau pilpres. Seperti yang pernah terjadi saat pilpres tempo hari, yang mana ada sesorang menjual domain jokowimaruf.com seharga 2 milyar dan domain probowosandi.com seharga 1 milyar.

Untuk target nama perusahaan, harap berhati-hati alias jangan menggunakan nama perusahaan yang telah resmi terdaftar karena hal itu melanggar hak cipta, anda bisa dituntut karenanya.

Modal

Yang terakhir adalah modal, yang mana modal untuk membeli domain kepada provider penyedia domain. Untuk harga domain .COM saat ini adalah 125rb dan domain .ID 200rb, jadi modal yang harus anda keluarkan sebesar 325rb belum termasuk ppn 10%.

Berhubung domain memiliki masa aktif berkelanjutan tiap satu tahun, maka setiap tahunnya anda harus memperpanjang masa aktif dengan harga yang sama kepada provider selama domain tersebut belum terjual. Jika tidak diperpanjang, maka nama domain akan hangus.

Demikianlah kiat dan syarat untuk memulai bisnis investasi domain TLD. Selamat mencoba, semoga sukses!
Ferry Alamsyah Setelah selesai membaca, maka menulislah! Karena aku membutuhkan teman untuk merubah dunia melalui tulisan.

Belum ada Komentar untuk "Cara Mudah Memulai Bisnis Investasi Domain TLD"

Posting Komentar

Iklan Atas Artikel

Iklan1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel